Kita sudah tahu peribahasa “malu bertanya sesat dijalan” sejak kita duduk dibangku Sekolah Dasar. Guru mendidik kita untuk selalu bertanya untuk hal-hal yang tidak kita ketahui, contoh yang paling sederhana saat kita ingin bermain ke rumah teman dengan bermodalkan alamat yang diberikan oleh teman dan jika kita malu bertanya saat menuju ke rumah teman maka yang kita dapatkan tidak lain adalah kita tersesat. Tapi tidak hanya tersesat melainkan kita rugi waktu dan tenaga. Rugi waktu: karena tidak bertanya, yang seharusnya kita bisa menempuh waktu ke rumah teman hanya 30 menit, ini menjadi 1 atau 2 jam, berputar-putar tak tentu arah. Rugi tenaga: sudah tentu kita akan kehabisan tenaga ketika kita berputar tak tentu arah terlebih lagi letih pikiran.
Lebih baik kita dikatakan malu-maluin karena sering bertanya daripada akhirnya yang kita dapatkan hanya rugi waktu, pikiran dan tenaga.
interesting videos:)
ReplyDeletethank u pulsar :)
ReplyDelete